Galaunya masa muda ku

Mampukah teknologi Hijau atasi krisis Bahan bakar 20 tahun mendatang?

5 May 2013 - 09:56 WIB

Penghematan itulah alasan yang selalu digunakan pemerintah dalam menerapkan kebijakannya, termasuk menaikan harga BBM. Ah, mungkin kita sudah bosan mendengarnya. Tapi mau tidak mau. Suka tidak suka. Pada akhirnya kita tetap saja harus menerimanya. Kita mungkin bertanya Haruskah BBM terus naik?. Penghematan apakah yang dimaksud pemerintah?. Adakah alasan kuat mengapa pemerintah selalu menyuruh Rakyatnya untuk berhemat energi sampai - sampai mulai mengerjakan proyek mobil listrik?. Sepertinya anda memang harus baca dan harus tahu fakta ini.


Bahan Bakar Minyak akan habis?. Ya Tidak Mustahil dan bisa saja terjadi. Jika perhitungan pemerintah tidak meleset. Prediksi bahwa pada tahun 2023 Indonesia tidak lagi punya persediaan minyak bumi bisa saja benar benar terjadi. Bagaimana tidak?. Jumlah kendaraan bermotor Di Indonesia saja pada tahun 2011 mengalami kenaikan dratis dari 52 juta unit menjadi kurang lebih 85 juta Unit dan langsung menempati urutan ke 3 dunia sebagai negara dengan pengguna kendaraan bermotor terbanyak di Dunia setelahAmerika 246 jt dan China 154 jt (Sumberhttp://www.bps.go.id ). 13 Juta di antaranya berada di Jakarta dengan kemacentannya yang sudah cukup untukmenyumbangKomsumsi bahan bakar di yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya mencapai 10%. Dengan mayoritas kendaraan berbahan bahan bakar minyak serta tidak adanya solusi yang tepat dalam peralihan bahan bakar dari minyak ke energi terbarukan . Sudah dipastikan Indonesia tidak akan siap menghadapi krisis minyak yang akan terjadi 20 tahun mendatang.
Laporan terbaru dari Lux Research, Inc, yangdirilis Senin (1/10) mengungkapkan, jumlah cadangan minyak dunia akan habis lebih cepat dari yang diperkirakan. Laporan berjudul Lux ResearchExploration and Production Service yang fokus meneliti teknologi dan inovasibaru di industri minyak, gas dan pertambangan. Di perkirakan Jumlah minyak yang tersisa saat ini adalah sekitar 1,65 triliun barel (sekitar 198 triliunliter) atau senilai dengan pasokan minyak selama 54 tahun. Namun Jika memerhitungkan faktor pertumbuhan penduduk dan peningkatan konsumsi per kapita, cadangan minyak ini akan habis 18 tahun lebih awal. Fakta ini Dikutip dari Luxresearchinc.com lewat Hijauku.com.

Bagaimana dengan Di Indonesia ?.

Menurut Data Ditjen Migas konsumsi BBM pada tahun 2011 menunjukan sudah mencapai 394 juta barel dan LPG (yang juga berasal dari minyak bumi) sebanyak 56 juta SBM (setara barel minyak).Produksi BBM dalam negeri 239 juta barel. Indonesia mengimport BBM dari sembilan negara sebanyak 96 juta barel pada tahun yang sama. Konsumsi BBM grafiknya naik terus. Padahal, berdasarkan perkiraan, Indonesia memiliki cadangan minyak bumi sebanyak 7,73 miliar barel. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan Bambang Brojonegoro bahkan Wakil Direktur Reforminer Institute Komaidi Notonegoro juga menegaskan bahwa perharinya masyarakat Indonesia bisa menghabiskan 3 liter per kapita, dan jika dibiarkan terus menerus mungkin saja cadangan minyak Indonesia bisa habis dengan jangka waktu kurang dari 20 tahun.

Dikutip dari liputan yang ditulis di artikel Bumisme13.blogspot.com

Ada apa dengan minyak?

Minyak adalah energi yang tidak bisa kita tabung agar jumlahnya semakin banyak. Ya benar, Sifatnya hanya bisa diubah menjadi energi lainnya. Misalnya saja Bensinhanya bisa diubah menjadi energi panas untuk menggerakan Mobil. Membuatnya akan habis dalam sekali pakai. Dan lebih dari itu. Bensin pun Tidak bisa di perbaharui karena minyak sejatinya adalah Energi yang berasal dari fosil -fosil plankton yang berumur ratusan bahkan juta tahun. Tentu saja secara logis kita tidak mungkin harus menunggu selama ratusan bertahun - tahun agar plankton berubah menjadi fosil yang kemudian berubah menjadi sumber minyak.

Dengan kata lain, Minyak Bumi jumlahnya tidak akan bertambah dan akan terus berkurang sampai benar - benar habis.

Mau tidak mau. Suatu hari minyak pasti akan Habis. Bahkan teknologi penghematan tercanggih sekalipun tidak akan sanggup mengembalikan minyak. Penghematan mungkin akan terus dilakukan manusia namun sebanyak apapun Jumlahnya akan terus berkurang dan terus berkurang sampai benar - benar akan habis di gunakan.

Mungkin Ini sudah menjadi takdir agar bumi kelak akan beristirahat dari penderitaannya. Pertambangan Minyak kenyataannya selalu saja mengorbankan alam. Bukan hanya minyak, Pertambangan apapun jenisnya Selalu tidak pernah ramah pada bumi. Ketika hasil tambang benar - benar sudah didapatkan dan habis. Maka yang tersisa hanyalah hutan yang sudah menjadi gundul dan tanah yang sudah menjadi tandus. Lubang - lubang besar tidak terurus. Laut yang tercemar , asap - asap hitam mencemari udara dan tidak dipertanggung jawabkan keadaannya untuk kembali seperti sedia kala.

mitrakasa.blogspot.com
tumblr.com
Meskipun menyebalkan untuk memperolehnya dari perut bumi. Namun Keberadaannya sangat berperan penting. Anda sendiri tentunya bisa membayangkan bagaimana rasanya sehari saja hidup tanpa bahan bakar minyak. Apa?, Kehidupan tanpa bahan bakar minyak ?. Rasanya Mustahil untuk dijalani dimana saat ini mayoritas kendaraan diseluruh dunia masih menggunakan bensin dan juga solar.

Beginikah jika Sehari tanpa bahan bakar minyak ?


Anda menjadi satu dari jutaan orang yang kebingungan mengisi bahan bakar kendaraan anda. Di jalan raya bahkan jalan tol sekalipun segala jenis kendaraan akhirnya Mengantripanjang di SPBU tanpa tahu kapan kendaraan mereka akan terisi BBM.

Bahkan Jika anda tidak punya kendaraan pribadi. Anda tidak bisa menggunakan jasa transportasi umum yang sudah berhentiberoperasi. Akhirnya banyak kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya di jalan. Berserakan begitu saja ketika menyadari kendaraan mereka sudah tidak ada gunanya lagi. Jalanan dipenuhi mobil - mobil mogok dan orang yang mendorong kendaraan motor roda duanya.

Saat itu Pilihan yang bisa anda punya :

1. Memakai kendaraan berbahan bakar selain BBM.
2. Memberikan mobil anda pada orang miskin yang tidak mampu. Dan memilih Menggunakan kendaraan non bahan bakar energi seperti sepeda, delman
dan kendaraan tradisional lainnya. Seperti


3. Pilihan yang paling sulit, Membuang mobil anda.

Dampak pada Kehidupan Ekonomi.



Distribusi kebutuhan pokok terhambat, akibatnya banyak warga kota kota besar yang kesulitan mencari bahan pangan dan kebutuhan sehari hari, akibatnya tidak lain karena mobil - mobil besar yang biasa mengirim berbagai kebutuhan pokok ke seluruh Indonesia sudah benar - benar berhenti beroperasi. Para sopir truk pun tidak bisa berbuat banyak.

Pada Masyarakatkelas ekonomi kebawah. Para tukang Ojek tidak lagi sanggup memenuhi kebutuhan pokoknya. Mereka tidak tahu harus kemana mengisi bahan bakar.
Para Nelayan yang tadinya mengerakan perahunya dengan mesin. Kini mereka harus melaut mengandalkan angin darat dan Kembali seperti apa yang dahulu di contohkan Nenek Moyang.

LensaIndonesia.com

Dan untuk mereka yang hanya memiliki penghasilan dibawah Rp 20.000, Rp 10.000 bahkan Rp 5. 000 perhari di pelosok perdalaman?. Pada akhirnya Mereka tergilas dan dipastikan tidak sanggup bertahan hidup.


Dampak pada kehidupan sosial?.

Indonesia yang kehidupannya tidak pernah lepas dari demokrasi. Para pengendara truk, pemilik usaha transportasi dan juga berbagai elemen masyarakat akhirnya mengadakan demo besar - besaran diseluruh pelosok negeri. Mereka bisa saja anarkis, merusak dan membakar kendaraan - kendaraan yang sudah tidak bisa hidup akibat krisis minyak. Kehidupan saat itu benar benar berjalan menakutkan. Banyak masyarakat yang akhirnya jadi gila tidak tahan dengan harga kebutuhan pokok yang meningkat. Harga minyak yang mulai setara dengan harga emas. Kerusuhan Mei 1998 bisa saja akan terulang untuk kedua kalinya dengan moment yang berbeda.

Pemerintah pun jika saat itu benar - benar tidak memiliki kesiapan yang matang untuk menghadapi situasi seperti ini. Mau tidak mau harus melakukan langkah penyelamatan darurat yaitu :

1. Mengimpor minyak bumi dengan Jumlah yang tidak sedikit. Dengan resiko hutang negara yang semakin bertambah banyak. Dan juga APBN yang Semakin menipis. Itu pun jika APBN Mencukupi mengingat anggaran negara kerap di sedot oleh para koruptor.

2. Mengganti semua kendaraan dengan bahan bakar non Minyak. Yaitu Gas, Listrik atau bahan bakar alternatif lainnya. Namun opsi ini perlu waktu yang tidak sebentar. Terlebih lagi untuk mengganti seluruh mobil berbahan bakar minyak dengan mobil non minyak.

“Keadaan seperti itu? Siapa juga yang mengharapkan?. Tidak ada yang mengharapkan tapi sangat mungkin terjadi “

Oleh sebab itu perlu langkah langkah mempersiapan diri baik dari pemerintah , Masyarakat dan juga Para Produsen mobil itu sendiri. Karena dampaknya tidak melulu soal kehidupan berbisnis Manusia, tapi juga kelangsungan kehidupan Bumi.
“Segala hal yang berbahan bakar Minyak selalu menyebalkan. Siapa yang tidak tahu isu Global warming?. Anda sendiri mungkin sudah tahu dan mengerti benar apa itu Global warming. Tapi pada akhirnya sikap kita dan cara kita menyikapinya adalah? …. “
Isu global warming sudah lama menjadi bahan pembicaraan khalayak ramai diseluruh dunia. Slogan Go Green pun sudah disebarkan keseluruh dunia dalam berbagai cara. Pendidikan, ajakan dan kampanye , musik bahkan film. Tapi tetap saja tidak ada dampak yang signifikan. Pemanasan global terus terjadi dan semakin parah.
Ansel Adams Awards
Kendaraan bermotor sudah tidak bisa dipisahkan dari umat manusia. Gas gas karbondioksida dan juga Karbon monoksida yang dibuang yang akhirnya bercampur dengan hujan bukan saja mencemari udara. Tetapi juga menimbulkan berbagai penyakit bagi manusia itu sendiri seperti gatal gatal, kanker kulit, kanker paru paru dan sebagainya. Bagi para petani sendiri tanaman menjadi rentan terkena wabah penyakit bahkan sering mengalami gagal panen.

Dan jika musim kemarau tiba dan tanah - tanah pertanian banyak yang menjadi kering. Kita mungkin mengeluh ketika harga hasil pertanian banyak yang naik. Cabai Naik, bawang naik bahkan beras pun terus naik. Padahal itu bandingkan itu semua kerja keras petani bercocok tanam dengan alam yang sudah tidak lagi sehat. Tidaklah mudah. Bagaimana para petani berjuang mati - matian agar tanaman nya sehat pun tidak begitu di pedulikan. Cuaca yang tidak menentu pada akhirnya berdampak pada semua orang. Bahkan pada makanan yang ada di piring kita sekalipun.

Kok cuaca panas ya?, Jangan - jangan neraka bocor lagi ?!

Anda saja mungkin sudah tidak tahan dengan panasnya cuaca belakangan ini. Apa lagi dengan bumi ini? Bumi pun mungkin saja sudah gerah dan tidak tahan dengan tingkah laku umat manusia yang tidak sayang terhadapnya. Ketika bumi benar - benar sudah merasa tidak aman. Apa yang terjadi?

karyakumilikku.blogspot.com

Anda juga MUNGKIN sudah basi mendengar kata Ozon. Ya, Lapisan Ozon yang biasa berfungsi mengurangi masuknya sinar matahari ke bumi tidak kuat lagi menyaring panasnya sinar matahari. Ya, mereka sudah berLubang. Bahkan semakin lama lubangnya semakin banyak. Bahkan di predisikan luasnya lubang Ozon sudah berkali kali lipat melebihi luasnya benua eropa dan tersebar ke seluruh dunia. Jika lapisan ozon tiada?. Sudah dipastikan manusia tidak ubahnya seperti vampire yang langsung terbakar jika terkena sinar matahari.

Apa yang kita tunggu?

Apa kita harus menunggu dahulu bumi terbakar dahulu?. Menunggu bencana terjadi dahulu?. Atau Bagaimana?.

Apa akan dilakukan pemerintah?

Mengimpor BBM?.
Efisiensi Energi
Mobil Listrik ?

Apakah sebaiknya Pemerintah harus terus melakukan impor BBM agar kebutuhan akan energi minyak bisa terus dipenuhi ?
Sampai kapan?.

Mengimpor BBM adalah pilihan yang paling buruk yang pernah ada. Sama buruknya dengan mengimpor garam untuk negara dengan julukan negara kepulauan terbanyak di dunia. Jika dulu saja Indonesia sanggup menjadi satu dari negara pengekspor Minyak ( OPEC ) , Kenapa sekarang kita justru jadi negara yang paling rutin mengimpor minyak?. Pada akhirnya sumber minyak di Indonesia tidak lagi subur. Sehingga tidak sanggup memenuhi kebutuhan akan minyak di negaranya sendiri. sa

Mobil listrik untuk semua golongan? MObil listrik murah ?
Mungkinkah?

Dalam hal ini pemerintah sebaiknya perlu belajar dari negara yang sudah berpengalaman dalam hal mobil listrik. Tidak ada salahnya mengadakan kerja sama dengan para produsen mobil. Karena Pengalaman memang mengajarkan segalanya. Salah satunya adalah Daihatsu. Produsen mobil yang satu ini bisa jadi yang sudah merasakan benar asam garam dan berbagai kendala dalam memproduksi mobil listrik di negaranya sendiri. Daihatsu sendiri bisa dikatakan sangat berhasil dalam membuat mobil listrik. Namun pada akhirnya Daihatsu pun harus menemui berbagai kendala yang membuatnya harus sejenak berhenti mengusahakan mobil listrik. Alasannya?
Mobil listrik itu sangat mahal. Bahkan untuk mengisi bahan bakar listriknya saja pengguna mobil listrik minimal harus mempunyai listrik rumah sebesar 800 Watt. Dengan kata lain hanya orang - orang kaya yang punya listrik sebesar itu dirumahnya.
“Iyalah teknologi dan biaya mahal pembuatan baterai listrik .Dengan hambatan itu, sangat sulit untuk membuat mobil massal dengan harga yangmampu dijangkau oleh rakyat kebanyakan. Selain itu untuk mengisi bateraisaja penggunanya harus memiliki listrik rumah minimal 800 kw. Tentu sajalistrik dengan muatan sebanyak itu hanya mampu dibayar oleh orang orang kaya. dikutip dari Metrotvnews.com

Jika Daihatsu saja berkata demikian?. Kenapa pemerintah masih mau mengambil resiko kegagalan untuk project mobil listrik yang jelas - jelas belum siap untuk diterapkan di Indonesia?.
Untuk apa juga membuat mobil listrik jika nantinya untuk mengisinya ulangnya saja pemilik belum tentu mampu membayar listrik sebesar 800 kw. Ditambah lagi struktur jalanan yang bisa dibilang tidak mulus dan merata. Kalau sudah begini bagaimana bisa mobil listrik bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat?.

Kembali belajar dari pengalaman Daihatsu, Mengapa peran produsen mobil sangat penting ?

Bayangkan saja Daihatsu hanya memperlukan waktu 1 menit untuk menghasilkan 1 buah mobil. Jadi, jika Daihatsu ingin, Daihatsu bisa saja memproduksi 1440 Unit mobil dalam 1 hari. Dan 43200 Unit dalam 1 bulan dan 518.400 Unit mobil dalam satu tahun. Bahkan Jika Daihatsu ingin memproduksi mobil listrik dalam jumlah banyak sekalipun. Peralihan kendaraan dari bahan bakar minyak ke listrik bisa saja digantikan. Namun kembali ke harga. Mobil listrik masih jauh dari terjangkau.
Mobil listrik daihatsu sendiri di Jepang dipasarkan dengan harga yang standar yaitu 800 ribu Yen sekitar 80 jt. Jika dipasarkan di Indonesia, sudah jelas harganya menjadi 2 kali lipat akibat pajak yang terlalu tinggi. Padahal mobil ini nanti akan menjad imobil pertama seharga itu yang mampu mencapai rasio konsumsi bensin hingga1:30. Dengan kata lain mobil listrik yang jika untuk yang termurahnya saja masih berada di angka 80 jt dan atau 160 jt. Untuk ukuran ukuran mobil yang lebih kecil itu. Jelas tidak akan cocok dengan selera masyarakat Indonesia yang lebih menyukai mobil berkapasistas besar.

Salah satu konsep mobil listrik buatan Daihatsu. Daihatsu Pico Ev. Sanggup menempuh perjalanan hingga 50 Km / Jam.

Mengalami kendala dalam memproduksi mobil listrik. Nyatanya tidak membuat Daihatsu berhenti sampai disitu. Daihatsu masih mengejar harapan dan impian terbesarnya. Yaitu Menciptakan mobil berbahan bakar air dengan gas buang sebesar non CO2 di masa depan. Dan tentunya memasarkannya ke seluruh dunia.
Mobil berbahan Bakar Air, mungkinkah?

Mobil yang tidak merusak alam, hanya berbahan bakar air. Sepertinya sudah tidak mustahil dimata Daihatsu. Sebab Daihatsu sendiri sampai saat ini sudah berhasil mengembangkan bahan bakar terbarunya yang diberi nama Hidrazin Hidrat. Zat ini adalah gabungan dari air dan hidrogen Atau H2O. Nantinya Zat ini akan menjadi bahan bakar untuk mobil ramah lingkungan generasi baru Daihatsu. Karena memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dan tidak menghasilkan CO2.

Efisiensi Energi harus di utamakan ketika mobil listrik benar - benar belum bisa diterapkan.

Apa itu Efisiensi energi?. Efisiensi Energi sendiri adalah Penghematan atau efisiensi energi sendiri adalah meminimalisir sedikit mungkin energi yang ada untuk menghasilkan pembakaran yang maksimal. Ketika sadar mobil listrik belum siap untuk diterapkan. Teknologi penghematan dan Efiensi energi memang menjadi pilihan terbaik untuk saat ini. Untuk itu Daihatsu pun menyimpan dahulu penemuan terbarunya. Dan lebih mendahulukan Green Technology. Setidaknya untuk mewujudkan ambisi besarnya. Daihatsu mengenalkan tiga buah mobil berteknologi Hijaunya kepada dunia. Seperti apakah itu?. Inilah mobil - mobil itu.

Fuel Cell Showcase Concept

Daihatsu D-x Concept
Daihatsu D-R Concept
Di Wikipedia sendiri Teknologi Hijau disebut juga teknologi lingkungan yaitu penggunaan ilmu lingkungan untuk melestarikan sumber energi dan lingkungan alam untuk mengendalikan dampak negatif kegiatan manusia. Dengan inti pemecahan solusi yang harus mempertimbangkan berbagai aspek. Dimulai dari sosial, ekonomi dan lingkungan.
Lalu Seperti apakah teknologi hijau yang diterapkan Daihatsu, apa yang membuat Daihatsu yakin Teknologi Hijaunya mampu mendukung efiensi energi secara massal ?. Mampukan Teknologi Hijau Daihatsu memberikan solusi terhadap lingkungan dan juga aspek - aspek penghematan energi?. Setidaknya inilah 3 Teknologi Daihatsu yang berhasil dikembangkan.


Sebut saja Sistem Eco-IDLE . Sistem ini memungkinkan mensin mati secara otomatis Dalam keadaan macet. Sehingga dapat menghemat bahan bakar
dari pembakaran bahan bakar yang tidak diperlukan .

Sesuai dengan prinsip Efiensi “Sedikit tapi maksimal”. Inilah mesin dua silinder turbocharged. Teknologi yang disebutactive ignition system ini meskipun dikatakan turbo tapi tidak sedikit pun menggangu performa justru sebaliknya tetap mampu mempertahankan penghematan dengan persentase yang lumanyan besar mencapai 30 persen.

Bahan Bakar minyak memang menyebalkan. Bukan saja gas buang CO2 yang sangat buruk, tetapi juga keberadaannya yang semakin berkurang dan bisa habis.Inilah Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Yang akan menjadi mobil pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar Hidrazin Hidrat , yaitu bahan bakar terbarukan temuan Daihatsu yang merupakan gabungan dari air dan Hidrogen. Teknologi ini sudah lebih dari cukup untuk menghadapi gempuran krisis energi di masa mendatang.
Seperti dikutip dari konservasienergiindonesia.info. Setidaknya ada Beberapa keuntungan yang bisa diambil dari Tekonologi Hijau diantaranya adalah :
  • Menghemat bahkan menghentikan penggunaan energi fosil minyak bumi. Dengan teknologiPrecious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLF) yang benar - benar berbahan bakar air. Pemerintah dapat menyimpan Energi minyak sebagai cadangan dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional.
  • Teknologi hijau Mengurangi Kerusakan Lingkungan Hidup akibat gas buang CO2 . Seperti diketahui bersama.Sebagian besar energi yang digunakan di Indonesia berasal dari pembakaran energi fosil yang menyebabkan polusi gas rumah kaca dan pemanasan global, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan hidup.
  • Memberikan Keuntungan bagi Pengguna Energi. Menggunakan energi yang efisien berdampak langsung pada pengurangan biaya yang dikeluarkan oleh pengguna energi. Dana yang biasa dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar mobil dapat dialokasikan untuk hal-hal lain seperti biaya keperluan sehari-hari, uang bulanan sekolah serta biaya kesehatan.
Masing-masing negara pastinya akan mencari solusi dari krisis energi ini dengan caranya masing - masing. Namun mengandalkan teknologi untuk mengurangi ketergantungan akan energi impor adalah suatu kepastian yang harus dilakukan. Dampak positifnya , Hal ini juga membuka peluang bagi perkembangan energi yang ramah lingkungan dan terbarukan seperti halnya Teknologi Hijau Daihatsu yang sangat cocok di terapkan di Indonesia. Mengingat Indonesia sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan teknologi ini.
Selain itu Indonesia sendiri sebenarnya memiliki potensi yang sangat luar biasa dalam energi terbarukan sebut saja tenaga air dan panas bumi yang pada tahun 2009 mencapai 8.761 MW dan yang berasal dari bahan bakar nabati sebanyak 2.774.000 kilo liter. Bahkan Energici Holding Inc sendiri dari Kanada, pada tahun 2011 mencacat Indonesia menempati uturan ke 5 dalam pemanfaatan energi terbarukan gabungan seperti biomassa, geotermal, hidroelektrik, sinar matahari dan angin mencapai 6.094 megawatts. Namun sayang Indonesia belum maksimal untuk memanfaatkan ini. Sehingga untuk kesiapan yang belum begitu matang.
Teknologi Hijau Daihatsu harus segera berjalan di Indonesia untuk mengurangi dampak buruk gas buang CO2 dan juga krisis energi berbahan bakar minyak yang semakin mengancam di depan mata. Dengan Kemampuan Daihatsu yang hanya membutuhkan 1 menit untuk menghasilkan 1 unit mobil. Membuat misi penyelamatan dalam mewujudkan mobil go green dengan Teknologi hijau bukan lagi menjadi kendala. Mari bersama kita dukung langkah Daihatsu dalam mewujudkan ambisi terbesarnya yang juga ambisi kita semua dalam langkah penyelamatan bumi dan krisis energi global.

www.epa.gov
Mari kita mulai dari sekarang sebelum terlambat !.

http://daihatsu.co.id/teknologi-hijau

http://otomotif.antaranews.com/berita-otomotif/1348362297/tiga-jurus-ramah-lingkungan-daihatsu

http://bumisme13.blogspot.com/2012/07/bumisme-prediksi-2032-minyak-indonesia.html

http://www.metrotvnews.com/otomotif/read/2013/01/16/384/123324/Daihatsu-Serius-Kembangkan-Mobil-Berbahan-Bakar-Air

http://www.dapurpacu.com/daihatsu-pico-tantang-smart-fortwo/

http://www.otosia.com/berita/daihatsu-bikin-mobil-dalam-1-menit.html

http://ms.wikipedia.org/wiki/Teknologi_hijau

http://martir1924.wordpress.com/2012/07/03/meningkatnya-jumlah-pengguna-kendaraan-bermotor-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/

http://www.hijauku.com/2012/10/03/minyak-habis-lebih-cepat-dari-perkiraan/

http://harrysurjadi.wordpress.com/2012/12/26/kehidupan-setelah-minyak-bumi-habis/

http://www.konservasienergiindonesia.info/energy

http://www.merdeka.com/jakarta/selama-2012-13-juta-kendaraan-sesaki-jakarta.html


TAGS   Teknologi Hijau daihatsu / Mobil teknologi Hijau / Krisis Minyak / mobil listrik /


Comment
  • cytotec 4 years ago

    bagus bgt artikelnya..!!

  • Chandra Iman 4 years ago

    wah artikelnya keren nih :) thanks menambah pengetahuan

  • Zian 4 years ago

    haha.. keren postingannya.. kalo ada yang mau ngasih mobil bekasnya saya mau kok, suer! :D

  • akachopa 4 years ago

    Selamat ya telah masuk ke tahap Polling. :D
    Ane udah Like Postingan blog punya agan :)
    ditunggu like baliknya ya ;)
    Langsung aja Klik : Teknologi Hijau, jadikan Bumi kembali Berkicau
    Terima Kasih, Salam Kompetisi, dan Semoga Menang ^_^
    Amien…

    [Ayo Kita Dukung Teknologi Hijau Daihatsu demi Kehidupan yang lebih baik di Masa Depan]

  • Tayusani Yuza 4 years ago

    yakin gan? mau keliling Indonesia gowes?? imposibru banget ke papua jalan kaki.. kapan nyampenya? emang sepeda bisa dipake nyebrang pulau? ga bisa kan? mustahilah…

  • Tayusani Yuza 4 years ago

    Ok saya meluncur kesanaaaa

  • ARDI RAHMAN 4 years ago

    keren gan blognya…:)
    kunjung balik ya gan, ke ardirahman.blogdetik.com

  • Leo Papabeta 4 years ago

    Teknologi apapun tetep punya dampak negatif, mendingan gowes aja deh… tinggal minta pemerintah fasilitasi sarana dan prasarana-nya

  • Solar Cell Indonesia 4 years ago

    wah ini cakep bgd tulisan ttg green energy. jadi semangat utk menulis ttg green concept jg

  • azzumaradhitia 4 years ago

    gue naksir sama d-r concept! goodluck deh yus, semoga menang!

  • cucukakek 4 years ago

    SEmoga menang mas bro….!!

Author

Tayusani Yuza
Mereka bilang aku galau. Aneh, aku galau tapi menikmatinya.

Recent Post

Recent Comments

Archive